Free Download Avenged Sevenfolt Hail To The King Full Album

10 Fakta Film “300: Rise of an Empire”

Film_300_Rise_of_An_Empire_Puncaki_Box_Office_Amerika
Di luar prediksi, “300: Rise of an Empire” (2014) yang hadir delapan tahun sejak film pertamanya dirilis ternyata ditunggu oleh cukup banyak orang dan berhasil menjadi juara di tangga film box office pada minggu pertamanya. Karena ditangani oleh orang-orang yang sama, film besutan Noam Murro ini punya gaya dan cerita yang masih sangat dekat dengan film “300” (2006). Selain itu, sama seperti pendahulunya, film yang dibintangi Sullivan Stapleton dan Eva Green ini banyak melibatkan CGI dan diperankan oleh sekumpulan aktor yang wajib mengikuti latihan berat demi mendapat perut six pack. Ada cerita unik apa lagi yang hadir di belakang pembuatan film ini? Berikut adalah sepuluh trivia film “300: Rise of an Empire” yang dikutip dari bagusseven.blogspot.com :
1. Hanya Ada Satu Artemisia
Para pembuat film “300: Rise of an Empire” merasa sangat beruntung karena Eva Green dengan senang hati menerima tawaran mereka untuk berperan sebagai Artemisia sang komandan angkatan laut Persia. Seperti yang sudah dikatakan oleh para produsernya, Green memang adalah satu-satunya aktris yang mereka pertimbangkan untuk peran ini. Selain Green, mereka tidak punya cadangan lain.“Kami pertama kali bertemu dengan Eva untuk peran Gorgo bertahun-tahun yang lalu. Kami akhirnya memilih Lena Headey. Eva adalah aktris yang sangat luar biasa, dan tidak ada aktris lain di luar sana yang seperti dirinya. Dia adalah satu-satunya orang yang kami pertimbangkan untuk peran ini [Artemisia]. Saya tidak tahu apa yang akan kami lakukan kalau saja ia menolaknya. Saya tetap tidak bisa membayangkan ada orang lain yang bisa memainkan peran ini! Ia sangat menarik dan menguasai layar dalam setiap peran yang dilakoninya. Kami benar-benar menginginkannya dan mengirimkan naskah tersebut padanya, dan untung saja ia menerimanya tawarannya,” kata salah seorang produsernya, Bernie Goldman, pada Movie Fanatic.
2. Noam Murro
Meski kembali berada di belakang layar sebagai penulis naskah dan produser, Zack Snyder tidak dapat menyutradarai sekuel ini karena punya komitmen untuk mengerjakan “Man of Steel” (2013). Keputusan untuk mencari sutradara lain sebenarnya cukup berat, tetapi Deborah Snyder yang pernah bekerja dengan Noam Murro untuk membuat sebuah iklan televisi di Toronto kemudian merekomendasikan sutradara pemenang sutradara terbaik di ajang Directors Guild of America Awards tahun 2004 dan 2012 ini. Snyder akhirnya yakin kalau Murro adalah orang yang tepat karena visi dan presentasinya mengingatkannya pada saat ia dulu membawakan ide tentang “300” pada studionya untuk pertama kali.
3. Bukan Adaptasi Langsung
Walaupun dalam promonya, “300: Rise of an Empire” disebut sebagai film adaptasi dari novel grafis Frank Miller yang berjudul “Xerxes”, secara teknis film ini bukan benar-benar adaptasi karena hanya sebagian idenya saja yang datang dari Miller. Selain itu, “Xerxes” sendiri sampai sekarang belum dipublikasikan. Ceritanya sendiri pun mungkin akan berbeda dengan filmnya karena naskah filmnya sudah lebih dahulu dibuat sebelum kisah dalam novel grafisnya dirampungkan.
4. Lautan Palsu
Meski menghadirkan adegan perang di laut, seluruh adegan film “300: Rise of an Empire” sebenarnya disyuting dalam ruangan. Hanya ada segelintir adegan yang benar-benar dilakukan dalam air. Sisanya? Laut yang Anda lihat dalam film seluruhnya merupakan ciptaan tim VFX dari Scanline. Tentu saja, menghasilkan efek air laut yang natural sekaligus dramatis jelas bukan tugas mudah. Apalagi, film “300: Rise of an Empire” punya patokan gaya yang sangat khas.“Tujuan kami adalah untuk membuat sesuatu yang selaras dengan dunia dalam filmnya yang punya gaya yang sangat kental, jadi kami tidak ingin airnya terlihat terlalu realistis. Kami ingin memastikan bahwa lingkungannya punya perilaku yang fantastis, dan ketika kami sudah menetapkan bagaimana gaya yang akan digunakan, ada banyak pembuatan simulasi tingkat lanjut dan hitung-hitungan untuk mengimplementasikannya. Ini merupakan sebuah tantangan teknis yang besar,” terang Bryan Hirota, supervisor VFX dari Scanline.
5. Syuting dalam Ruangan
Syuting film “300: Rise of an Empire” seluruhnya dilakukan dalam sound stage berlatar green screen di studio Nu Boyana yang berlokasi di luar kota Sofia, Bulgaria. Selain memakai green screen, set-set praktis seperti kapal-kapal perang kayu Yunani serta kapal perang Persia yang berwarna hitam juga dibangun di dalam studio ini. Untuk menyempurnakan tampilannya dan memperbanyak jumlah armada Yunani dan Persia, kapal-kapal tersebut ditambahkan efek digital untuk membuatnya terlihat seperti kapal yang layak digunakan berlayar.Sebagian besar air laut yang muncul dalam film ini diciptakan oleh Scanline. Tetapi, untuk adegan jarak dekat di mana para aktornya perlu benar-benar basah, film ini disyuting di tangki-tangki air yang dibangun di Warner Bros. Studios Leavesden di London. Sisa adegan yang tidak melibatkan set praktis semuanya dibangun secara digital, seperti istana Xerxes, juga pemandangan alam Athena dan Sparta.
6. Meminjam Peralatan “Gravity”
Ada banyak adegan menantang dalam film “300: Rise of an Empire”. Tetapi, saat ditanya adegan apa yang paling susah dieksekusi oleh sang sutradara, Murro pun menunjuk adegan berkuda yang tampil menjelang akhir film. Saking susahnya, ia pun harus meminjam peralatan yang dipakai oleh film “Gravity” (2013) yang sama-sama film Warner Bros.“Adegan dengan kuda sangat rumit untuk disyut. Ketika saya melihatnya sekarang, saya heran bagaimana kami bisa melakukannya. Ini adalah sesuatu yang rumit karena ini memang hanya satu take. Minggu pertama persiapannya dihabiskan untuk menciptakan adegannya dalam satu take. Kami menggunakan beberapa teknik dan peralatan dari “Gravity” untuk membuatnya. Ini adalah adegan yang sulit dibuat karena ada air, hewan-hewan, dan hal-hal lain di sekitarnya,” kata Murro dalam wawancaranya denganGofobo.

7. Salome
Noam Murro mengakui bahwa dirinya dibesarkan dalam keluarga yang menyukai seni klasik. Karena itu, salah satu hal yang paling disukainya adalah opera. Ketika menonton film “300” (2006) untuk pertama kali, Murro terpesona dengan kualitasnya yang mirip sajian opera. Ia pun bersyukur karena dalam sekuelnya ini, ia diundang untuk berkontribusi dalam sebuah kisah yang dikaguminya.Tak lupa dengan akarnya, Murro ternyata memasukkan unsur opera dalam film ini. “Salome”, pertunjukan opera yang pernah dilihatnya saat remaja, meninggalkan bekas yang cukup dalam di ingatannya. Karena itu, ia menggunakan salah satu adegan terkenalnya sebagai referensi film ini. “Ada adegan dalam filmnya di mana Eva Green memenggal kepala orang dan mencium bibirnya – itu adalah kutipan langsung saya dari Salome!” kata Murro pada  Toronto Sun.

8. Makeup Xerxes
Menjalani transformasi dari seorang manusia menjadi seorang dewa merangkap raja Persia ternyata makan waktu yang cukup panjang. Pemeran Xerxes, Rodrigo Santoro, sempat ragu bagaimana dirinya akan mengulangi kembali peran yang pernah dilakoninya di tahun 2006. Selain menjalani latihan yang lebih berat dari “300”, Santoro juga harus melalui proses makeup yang jauh lebih panjang daripada sebelumnya. Sebelum tampil sebagai raja berlapis emas dengan tinggi 3 meter, ia harus duduk di kursi makeup selama lima jam setiap kali syuting. “Saya menjalani proses makeup sepanjang lima jam setiap harinya. Lima jam untuk mendandaninya dan satu jam lagi untuk menghapusnya,” kata Santoro pada Latino Post. “Dan kemudian bajunya, kostumnya sangat khusus, semua tindikan, semua peralatan, jadi ada banyak yang terjadi sampai saya benar-benar akhirnya ada di set untuk memainkan sebuah adegan. Jadi proses sebelumnya sangat panjang dan merupakan proses paling panjang yang pernah saya alami.”

9. Memar Karena Adegan Seks
Ada lebih dari satu cara untuk jadi babak belur saat syuting sebuah film aksi. Bagi Eva Green dan Sullivan Stapleton, salah satu adegan yang membuat mereka memar adalah adegan seks brutal yang terjadi di atas kapal. Di Indonesia sendiri, adegan ini cukup banyak disensor. Tetapi, penonton dapat mengira-ngira sendiri sekasar apa adegan ini sampai kedua pemerannya bisa memar-memar.“Ini lebih ke sebuah perkelahian daripada adegan seks sih. Adegan ini sangat kasar jadi lebih diarahkan sebagai sebuah adegan berkelahi,” ungkap Green dalam wawancaranya dengan Metro. “Dan di sini ada dua ksatria yang berhubungan seks. Mereka berurusan dengan kekerasan setiap harinya, dan ini adalah cara mereka melakukannya. Jadi seperti S&M hanya saja tanpa peralatan kulitnya. Bisa dibilang kalau ini sangat tidak romantis.”

10. Vaseline
Butuh latihan keras dan juga pengorbanan untuk menghasilkan koreografi pertarungan yang sempurna sambil mengenakan kostum tentara Athena yang minim. Para aktor yang berperan dalam “300: Rise of an Empire” mengungkapkan bahwa salah satu hal yang menjengkelkan dalam membuat film ini adalah lecet-lecet gara-gara kostum celana kulit yang mereka kenakan. Bagaimana mereka semua mengakalinya? Ternyata mereka ramai-ramai menggunakan Vaseline.“Anda mengenakan celana dalam kulit. Ini bukan bahan yang paling nyaman untuk dipakai sambil menebas-nebas kepala orang. Tetapi sisi negatifnya sudah diatasi dengan banyak Vaseline untuk menghentikan lecetnya. Itu saja yang bisa saya katakan,” ujar pemeran Scyllias, Callan Mulvey, dalam wawancaranya dengan MoviesOnline. Pemeran Calisto, Jack O’Connell, juga ikut menambahkan, “Kami mengaplikasikan Vaseline banyak-banyak. Bahkan kami juga saling berbagi,” katanya buka kartu. “Suatu hari kami semua sempat berbagi satu botol.”
Read More

5 Cara Agar Kamu Tidak Mabuk Dalam Perjalanan


Tak bisa dipungkiri bahwa mabuk dalam perjalanan memang masih sering dialami oleh banyak orang. Tak hanya kendaraan darat, kendaraan laut dan udara pun  juga bisa membuat seseorang mabuk dalam perjalanan.
Hal ini disebabkan oleh tergangguanya sistem keseimbangan tubuh, dimana sistem keseimbangan tersebut tidak bekerja secara sinkron.
Mabuk perjalanan juga bisa dipicu oleh bau-bau yang tajam, wewangian, serta kurangnya oksigen dan banyaknya karbon dioksida dalam kendaraan.
Nah, jika kamu ingin merasakan kenyamanan dan ketenangan saat melakukan perjalanan jauh, kali ini ini ada sedikit tips agar tidak mengalami mabuk dalam perjalanan, sehingga perjalanan kamu akan terasa menyenangkan.
Seperti dikutip dari palingseru.com, inilah dia ke lima cara untuk menghindari terjadinya mabuk dalam perjalanan.

1. Mengunyah jahe
Jahe memang dikenal sebagai obat banyak penyakit, salah satunya adalah untuk menghilangkan rasa mual. Dengan mengunyah jahe saat melakukan perjalanan, kamu akan terhindar dari rasa mual serta mabuk dalam perjalanan, sehingga perjalanan kamu pun akan terasa lebih nyaman.

2. Memilih tempat duduk yang tepat
Jika kamu termasuk salah satu orang yang sering mengalami mabuk dalam perjalanan, maka saat ingin melakukan perjalanan jauh, pilih lah kursi atau tempat duduk yang membuat kamu nyaman, seperti kursi yang dekat dengan pintu, kursi yang berjarak jauh dengan kursi yang lain, atau kursi yang terasa luas.

3. Perhatikan makanan yang dikonsumsi
Jika kamu hendak melakukan perjalanan jauh, maka kamu harus memperhatikan makanan yang kamu konsumsi sebelum melakukan perjalanan jauh. Sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan yang sulit dicerna, seperti makanan berminyak, pedas, dan makanan yang memiliki aroma yang kuat.
Kamu bisa mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti roti atau biskuit, dan masih banyak lagi.

4. Melihat pemandangan di luar
Jika kamu merasa sedikit pusing dan mulai terasa mual, sebaiknya kamu melihat pemandangan di luar kendaraan, agar kamu lebih rileks dan nyaman.

5. Usahakan tidak membaca
Untuk membaca buku, seseorang membutuhkan tempat yang nyaman agar sistem keseimbangan akan mudah berjalan. Namun, jika membaca bukan didalam kendaraan yang sedang bergoyang-goyang, maka tubuh akan kesulitan untuk menjaga keseimbangan, sehingga membuat kepala terasa pusing, dan mual pun mulai terasa.
Read More

10 Pedang Paling Terkenal Di dunia

Pedang pertama kali muncul selama Zaman Perunggu. Saat itu terbuat dari tembaga dan ditemukan di situs Harappa di Pakistan. Setelah masa itu, pedang dibuat dari besi kemudian besi baja dan digunakan dalam pertempuran.
Pada Abad Pertengahan pedang besi dan baja diproduksi massal. Tentara-tentara dilatih ilmu pedang dan siap untuk pertempuran. Sebelum era senjata api dan artileri bermesiu, tatap muka dalam pertempuran adalah norma. Selama waktu ini dalam sejarah, semua panglima kerajaan, raja-raja, dan kaisar memiliki pedang pribadi. Senjata-senjata ini diproduksi oleh pembuat pedang terbesar pada daerahnya dan zamannya.
Banyak naskah sejarah mendokumentasikan peristiwa seputar pedang yang terkenal. Artikel ini mengetengahkan sepuluh pedang terkenal di dunia yang masih bertahan hingga sekarang, seperti dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com. Pedang-pedang mitos tidak masuk dalam daftar ini.

10. PEDANG TOMOYUKI YAMASHITA

Tomoyuki Yamashita adalah seorang jenderal Angkatan Darat Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Dia dikenal selama perang setelah menaklukkan koloni Inggris di Malaya dan Singapura, akhirnya mendapat julukan “The Tiger of Malaya”. Setelah akhir Perang Dunia II, Yamashita diadili atas kejahatan perang berkaitan dengan Pembantaian Manila dan banyak kekejaman lainnya di Filipina dan Singapura . Itu adalah sidang kontroversial yang berakhir dengan hukuman mati bagi Tomoyuki Yamashita. Kasus ini mengubah aturan Amerika Serikat dalam hal tanggung jawab komando atas kejahatan perang, menciptakan sebuah hukum yang dikenal sebagai Standar Yamashita
Pedang nya
Selama karir militernya, Tomoyuki Yamashita memiliki sebuah pedang samurai pribadi yang berisi pisau yang dibuat oleh pembuat pedang terkenal Fujiwara Kanenaga antara tahun 1640 dan 1680. Senjata yang memiliki pegangan dibuat ulang di awal 1900-an . Pedang samurai itu diserahkan oleh Jenderal Yamashita, bersama dengan pasukannya, pada tanggal 2 September 1945, kepada Jenderal MacArthur yang kemudian memberikannya kepada Museum Militer West Point, dan masih berada disana hingga hari ini. Pedang samurai ini menjadi salah satu koleksi dari sekian banyak koleksi senjata-senjata militer di Museum West Point.

9. PEDANG LENGKUNG SAN MARTIN

José de San Martín adalah seorang jenderal Argentina terkenal yang hidup antara tahun 1778 – 1850. Dia adalah pemimpin utama dari bagian selatan Amerika Selatan yang berjuang untuk melepaskan diri dari Spanyol. San Martín adalah pahlawan Amerika Selatan dan Pelindung (protector) nomor satu bagi Perú. Di bawah pimpinan San Martín, kemerdekaan Peru secara resmi dideklarasikan pada tanggal 28 Juli 1821.
Pedang nya
Pusaka José de San Martín yang paling dihargai adalah pedang melengkung yang ia beli di London. San Martín mengagumi pedang melengkung karena merasa bahwa senjata itu dapat bermanuver dan ideal untuk pertempuran. Sehingga ia mempersenjatai kavalerinya, Granaderos, dengan senjata yang sama, yang dianggap penting untuk penyerangan. Pedang melengkung tinggal dengan San Martín sampai kematiannya dan kemudian diwariskan kepada General de la Republica Argentina, Don Juan Manuel de Rosas.
Dalam wasiatnya San Martín menyebut pedang sebagai “Pedang yang telah menemani saya selama Perang Kemerdekaan Amerika Selatan”. Pada tahun 1896 pedang itu dikirim ke Museum Sejarah Nasional di Buenos Aires di mana ia masih berada disana hingga hari ini. Pada tahun 1960 pedang itu pernah dua kali dicuri pada dua kesempatan terpisah dan ini menyebabkan operator museum untuk membuat sebuah gazebo berkaca untuk melindungi artefak tersebut.

8. PEDANG BERMATA TUJUH

Dinasti Baekje adalah sebuah kerajaan kuno yang terletak di barat daya Korea. Pada masa jayanya di abad ke-4, Baekje menguasai koloni di Cina dan sebagian besar Semenanjung Korea Barat. Mereka adalah salah satu dari Tiga Kerajaan Korea, bersama-sama dengan Goguryeo dan Silla. Pada tahun 372, Raja Geunchogo dari Baekje membayar upeti kepada kaisar Jin Timur (China) dan diyakini bahwa bermata tujuh diciptakan dan diberikan kepada kaisar tersebut sebagai tanda pujian. .
Pedang nya
Pedang besi ini panjangnya 74,9 cm dengan enam tonjolan mata seperti pisau di sisi-sisi pedang. Pedang ini dikembangkan untuk tujuan seremonial dan tidak dibuat untuk pertempuran. Pada tahun 1870 seorang pendeta Shinto bernama Masatomo Kan menemukan dua tulisan pada pedang ini. Salah satunya menyatakan “Pada tengah hari pada hari keenam belas dari bulan sebelas, tahun keempat era Taiwa, pedang ini dibuat dari baja dengan 100 kali tempa. Menggunakan pedang ini akan membinasakan 100 tentara musuh. Pedang ini sesuai untuk seorang raja yang bijak.”
Pedang bermata tujuh ini mengandung banyak pernyataan, tapi yang paling kontroversial adalah frase “enfeoffed lord,” yang artinya menggambarkan Raja Wa sebagai raja yang tunduk kepada penguasa Baekje. Pedang ini merupakan link sejarah yang penting dan menunjukkan bahwa memang ada hubungan antara negara-negara Asia Timur era ini. Pedang bermata tujuh yang asli saat ini disimpan di Isonokami Shrine di Prefecture Nara, Jepang namun tidak dipamerkan ke publik.

7. PEDANG WILLIAM WALLACE

William Wallace adalah seorang ksatria Skotlandia yang hidup antara tahun 1272 – 1305. Wallace memimpin perlawanan terhadap Inggris selama Perang Kemerdekaan Skotlandia, yang dilancarkan selama akhir abad 13 hingga awal abad ke-14. Saat hidupnya, William Wallace diangkat sebagai Guardian of Scotland. Dia memimpin sebuah pasukan infanteri yang berperang melawan musuh dalam pertempuran muka bertemu muka. Tentulah dalam pertempuran seperti ini yang digunakan adalah pedang. Untuk bertahan hidup di medan perang seorang prajurit harus menjadi pendekar pedang yang berbakat. Pada tahun 1305, William Wallace ditangkap oleh Raja Edward I dari Inggris dan dieksekusi mati sebagai pemberontak. Hari ini William Wallace di Skotlandia dikenang sebagai seorang patriot dan pahlawan nasional. Pedang -nya adalah salah satu pedang terkenal di dunia.
Pedang nya
Pedang William Wallace terletak di Monumen Nasional di Stirling, Skotlandia. Panjang pedang adalah 132 cm dengan berat 2,7 kg. Pedang ini adalah pedang yang digunakan Wallace pada Pertempuran Stirling pada tahun 1297 dan Pertempuran Falkirk tahun 1298. Gagang pedang saat ini bukan asli. Diyakini bahwa pedang ini telah mengalami modifikasi pada kesempatan terpisah.
Setelah eksekusi William Wallace, Sir John de Menteith, gubernur Kastil Dumbarton, menerima pedangnya. Pada tahun 1505, Raja James IV dari Skotlandia membayar 26 shilling untuk memiliki pedang ini yang saat itu bertali sutra. Dikatakan bahwa pedang Wallace telah mengalami banyak perubahan, mungkin karena sarung dan gagang pedang Wallace yang asli serta sabuknya terbuat dari kulit kering Hugh Cressingham, seorang komandan Inggris.

6. TIZONA

El Cid adalah seorang pria yang lahir sekitar tahun 1040 di Vivar, yang merupakan kota kecil sekitar enam mil utara Burgos, ibukota Castile. Kerajaan Castile adalah salah satu kerajaan abad pertengahan di semenanjung Iberia. Selama hidupnya El Cid menjadi pemimpin militer dan diplomat yang sukses. Dia Panglima dari pasukan Alfonso VI dan menjadi pahlawan Spanyol. El Cid adalah aset raja yang paling berharga dalam perang melawan bangsa Moor . Dia adalah seorang ahli strategi militer yang terampil dan pejuang yang kuat.
Pedang nya
El Cid memiliki dan menggunakan banyak pedang yang berbeda dalam hidupnya, tetapi dua yang paling terkenal adalah Colada dan Tizona. Tizona adalah pedang yang digunakan oleh El Cid untuk melawan bangsa Moor. Senjata ini merupakan salah satu peninggalan Spanyol yang paling dihargai dan diyakini telah ditempa di Córdoba, Spanyol, meskipun sejumlah baja dari Damaskus dapat ditemukan di pisau nya. Baja Damaskus terutama digunakan di Timur Tengah. Tizona panjangnya 103 cm dan beratnya 1,1 kg. Pedang ini terdapat dua tulisan yang terpisah, yang satu adalah waktu pembuatannya, yaitu tahun 1002 dan yang lainnya adalah doa Katolik Ave Maria. Tizona saat ini dipajang di Museo de Burgos di Spanyol.

5. PEDANG NAPOLEON

Pada tahun 1799, Napoleon Bonaparte menjadi pemimpin politik dan militer dari Perancis setelah terjadinya sebuah kudeta. Lima tahun kemudian Senat Perancis menyatakan dirinya kaisar. Pada dekade pertama abad ke-19 Napoleon dan Kekaisaran Perancis terlibat dalam konflik dan perang dengan setiap kekuatan utama Eropa. Pada akhirnya, serangkaian kemenangan memberi Perancis posisi dominan di benua Eropa. Pada tahun 1812 Prancis mulai invasi mereka ke Rusia. Keputusan untuk menyerang Rusia menandai titik balik dalam keberuntungan Napoleon. Pada tahun 1814, Koalisi enam negara menyerbu Perancis dan Napoleon ditangkap dan diasingkan ke pulau Elba. Napoleon sempat melarikan diri, tetapi akhirnya meninggal dalam penjara di pulau Saint Helena. Sejarawan menganggap Napoleon sebagai seorang jenius militer dan seorang pria yang membuat kontribusi yang kuat untuk seni operasional perang.
Pedang nya
Di medan perang Napoleon membawa pistol dan pedang. Dia memiliki koleksi besar senjata dan artileri. Senjatanya adalah salah satu dari yang terbaik dan dibuat dari bahan terbaik. Pada musim panas 2007, sebuah pedang bertatahkan emas yang dulu milik Napoleon dilelang di Perancis dan terjual seharga $ 6,4 juta dolar. Pedang ini digunakan oleh Napoleon dalam pertempuran. Pada awal 1800-an, Napoleon menghadiahkan pedang kepada saudaranya sebagai hadiah pernikahan. Pedang itu diwariskan dari generasi ke generasi, tidak pernah meninggalkan keluarga Bonaparte. Pada tahun 1978, pedang itu dinyatakan sebagai harta nasional di Perancis dan pemenang lelang tidak teridentifikasi.

4. SWORD of MERCY

Sword of Mercy adalah senjata yang terkenal yang dulu milik Edward Confessor. Edward Confessor adalah raja terakhir dari raja-raja Anglo-Saxon di Inggris sebelum Penaklukan Norman tahun 1066. Ia memerintah 1042-1066 dan pemerintahannya mengawali disorganisasi dan runtuhnya kekuasaan kerajaan di Inggris. Tak lama setelah kematian Edward Confessor, para Normandia mulai memperluas ekspansinya ke Inggris dipimpin oleh William Sang Penakluk.
Pedang nya
The Sword of Mercy adalah pedang patah, sehingga pendek dan agak persegi. Pada 1236, senjata itu diberi nama curtana dan sejak itu telah digunakan untuk upacara kerajaan. Pada zaman kuno adalah suatu kehormatan untuk membawa pedang ini dibelakang raja. Cerita seputar patahnya pedang ini tidak diketahui, tetapi mitos mengatakan bahwa ujung pedang patah oleh seorang malaikat untuk mencegah pembunuhan yang salah.
Sword of Mercy adalah bagian dari Crown Jewels dari Kerajaan Inggris dan merupakan salah satu dari hanya lima pedang yang digunakan selama penobatan raja Inggris. Dan pedang ini adalah satu dari sejumlah kecil pedang yang bertahan dari pemerintahan Oliver Cromwell. Cromwell dikenal karena melelehkan artefak-artefak kuno untuk untuk diambil emasnya.

3. HONJO MASAMUNE

Masamune adalah pembuat pedang di Jepang yang secara luas dianggap sebagai salah satu metallurgists terbesar di dunia. Tanggal yang tepat untuk masa hidup Masamune tidak diketahui persis, namun diyakini bahwa ia bekerja sekitar tahun 1288-1328. Pedang dan belati buatan Masamune telah mencapai status legendaris selama berabad-abad. Dia menciptakan pedang yang dikenal sebagai tachi dan belati yang disebut tant (?). Pedang Masamune memiliki reputasi yang kuat untuk keindahannya dan berkualitas. Dia jarang menandatangani karya-karyanya, sehingga sulit untuk mengidentifikasi semua pedang buatannya.
Pedangnya
Yang paling terkenal dari semua pedang Masamune bernama Honjo Masamune. The Honjo Masamune sangat penting karena mewakili Keshogunan selama periode Edo Jepang. Pedang ini diturunkan dari satu Shogun ke Shogun yang lain selama beberapa generasi. Pada tahun 1939 pedang tersebut menjadi harta nasional Jepang, tetapi tetap berada di tangan keluarga Tokugawa. Pemilik terakhir yang diketahui dari Honjo Masamune adalah Tokugawa Iemasa. Rupanya Tokugawa Iemasa memberikan pedang tersebut dan 14 pedang lainnya ke kantor polisi di Mejiro, Jepang, pada bulan Desember 1945.
Tak lama kemudian pada bulan Januari 1946, polisi Mejiro memberikan pedang untuk Sgt. Coldy Bimore (US 7th Kavaleri). Sejak saat itu, Honjo Masamune telah hilang dan keberadaan pedang tersebut tetap menjadi misteri. Honjo Masamune adalah salah satu artefak sejarah yang paling penting yang menghilang pada akhir Perang Dunia II.

2. JOYEUSE

Charlemagne adalah seorang pria yang lahir sekitar tahun 742. Dia adalah salah satu penguasa besar dalam sejarah dunia dan menjadi Raja kaum Frank di tahun 768. Pada tahun 800 ia diangkat menjadi Kaisar dari kekaisaran romawi suci, posisi yang dipegangnya selama sisa hidupnya. Dalam Kekaisaran Romawi Suci ia dikenal sebagai Charles I dan adalah kaisar pertama dari Kekaisaran Romawi Suci. Selama masa Charlemagne ia memperluas kerajaan Frank menjadi sebuah kekaisaran, yang meliputi sebagian besar Eropa Barat dan Tengah. Charlemagne dianggap sebagai bapak pendiri monarki, baik di Perancis maupun Jerman, serta bapak Eropa.
Pedangnya
Joyeuse adalah nama pedang pribadi Charlemagne. Saat ini, ada dua pedang dikaitkan dengan Joyeuse. Salah satunya adalah pedang yang disimpan di Weltliche Schatzkammer di Wina, sementara yang lain ditempatkan di Louvre di Perancis. Pedang yang dipajang di Louvre diklaim sebagian dibangun dari pedang asli Charlemagne. Pedang itu terbuat dari bagian-bagian dari abad yang berbeda, sehingga sulit untuk mengidentifikasi senjata itu sebagai Joyeuse. Gagang pedang menunjukkan tanggal pembuatan sekitar waktu Charlemagne. Gagangnya emasnya dibuat dalam dua bagian dan pernah dihiasi dengan berlian.
Pedang Charlemagne muncul dalam banyak legenda dan dokumen sejarah. Dalam mitologi Bulfinch dikatakan Charlemagne menggunakan Joyeuse untuk memenggal kepala komandan Saracen, Corsuble serta temannya, Ogier Dane. Setelah kematian Charlemagne, pedang itu dikatakan dipegang oleh Basilika Saint Denis dan kemudian dibawa ke Louvre setelah sering digunakan untuk prosesi pemahkotaan raja-raja Perancis.

1. ZULFIQAR

Zulfiqar adalah pedang pemimpin Islam Sayidina Ali. Ali adalah sepupu rasulullah Muhammad SAW. Ia menjadi khalifah tahun 656-661. Dari beberapa catatan sejarah, Muhammad memberi pedang Zulfiqar ke Ali di Pertempuran Uhud. Pedang adalah simbol dan dikagumi oleh orang-orang arab waktu itu.
Pedang dua mata ini adalah simbol kepada jihad dan keberanian berdasarkan perjuangan Saidina Ali. Ketokohan Saidina Ali sebagai pendekar pedang terunggul di dunia terbukti dalam Perang Uhud. Sewaktu pasukan Islam terpukul hebat beliaulah yang paling gigih mempertahankan Rasulullah SAW. Sebahagian ulama mengatakan bahwa pedang inilah Raja Segala Besi (Dibuat dari besi yang terkenal, yaitu besi damaskus). Juga dikatakan bahwa Ali menggunakan pedang ini pada Perang Parit, yang merupakan upaya pengepungan terkenal kota Madinah. Selama pertempuran, Rasul, Ali, dan pembela Islam lainnya membangun parit untuk melindungi Madinah terhadap kavaleri konfederasi yang jauh lebih besar.


Pada Film The Massege, Zulfiqar juga digambarkan sebagai pedang bermata dua

Ada beda pendapat mengenai bentuk pedang ini. Beberapa orang menggambarkan pedang ini memiliki dua mata pedang yang paralel, menekankan kemampuan mistis dan kecepatan, sementara yang lain menggambarkan Zulfiqar sebagai pedang yang lebih berbentuk tradisional. Menurut Imamiyah Syiah, zulfiqar tetap ada hingga hari ini dan disimpan Imam Muhammad al- Mahdi . Senjata ini adalah bagian dari koleksi yang terkenal yang disebut Al-Jafr.
Al – Jafr terdiri dari dua kotak kulit yang berisi artefak yang paling penting dari zaman Muhammad SAW dan Ali. Koleksi ini telah diwariskan selama beberapa generasi, dengan tiap Imam baru menerima dari pendahulunya. Isi Al-Jafr cukup mengesankan, tetapi mereka tidak tersedia untuk dilihat publik. Satu bagian dari buku ini menggambarkan aturan Islam, arahan, dan hal-hal seputar perang, termasuk tas yang berisi baju besi dan senjata dari Rasulullah. Zulfiqar juga termasuk salah satu artefak di antara artefak lainnya yang tak ternilai harganya.
Read More

6 Kasus Pesawat Hilang yang Paling Misterius Sepanjang Masa


Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 hingga saat ini masih dinyatakan hilang. Ada kemungkinan pesawat itu jatuh atau hancur di udara. Namun, hal itu belum bisa dikonfirmasi sebab hingga kini tak satu pun puing pesawat yang ditemukan.
Kasus hilangnya pesawat bukan kali ini saja terjadi. Sejarah mencatat setidaknya ada 6 kasus hilangnya pesawat yang hingga kini belum terpecahkan. Apa saja kasus itu? Simak informasi yang dikutip dari berjambang.blogspot.com

1. Hilangnya Amelia Earhart
Salah satu penerbang pionir Amerika Serikat, Amelia Earhart, menghilang bersama pesawat yang dikemudikannya, Lockheed Electra, pada 2 Juli 1937. Ia bersama navigatornya, Fred Noonan, hilang ketika berupaya terbang mengelilingi dunia.
Earhart, yang juga merupakan perempuan pertama yang terbang melintasi Samudra Atlantik, hilang di sekitar Pulau Howland, Samudra Pasifik. Hingga kini, pesawat yang diterbangkan Earhart belum ditemukan.
Ada banyak teori terkait hilangnya Earhart. Teori sederhana menyatakan bahwa pesawat yang diterbangkannya kehabisan bahan bakar dan jatuh ke laut. Sementara itu, ada yang mengatakan bahwa ia adalah mata-mata untuk Franklin D Rosevelt dan akhirnya tertangkap oleh Jepang.
Ada lagi yang menyatakan bahwa pesawat jatuh di sebuah pulau di Jepang, dan Earhart tewas di sana. Yang lain menyatakan, Earhart selamat dan pindah ke New Jersey serta berganti nama. Selain itu, tentu saja, ada yang mengatakan bahwa Earhart diculik alien.

2. Hilangnya Glenn Miller di Selat Inggris
Glenn Miller pernah menunjukkan keahlian menerbangkan pesawat di Inggris bersama Angkatan Bersenjata Amerika Serikat pada musim panas tahun 1944.
Ia menghabiskan malam terakhir hidupnya di Milton Ernest, dekat Bedford, 14 Desember 1944. Hari berikutnya, ia terbang menuju Paris, tetapi tak pernah sampai. Ia dinyatakan hilang di Selat Inggris.
Ada banyak teori tentang hilangnya Miller. Ada yang mengatakan, ia hilang terkait pengeboman. Ada pula yang mengatakan bahwa Miller selamat, tetapi mati di sebuah rumah bordil di Paris karena serangan jantung.

3. Hilangnya Flight 19 di Segitiga Bermuda
Hilangnya Flight 19 ini terjadi pada 5 Desember 1945. Peristiwa ini yang kemudian mengawali legenda tentang Segitiga Bermuda.
Misi latihan lima Navy Avenger, dipimpin oleh instruktur penerbangan Charles Taylor, bertolak dari Fort Lauderdale, Florida.
Satu setengah jam setelah misi dimulai, pilot melaporkan bahwa mereka mengalami disorientasi dan tak bisa mengenali batas-batas wilayah di bawahnya.
Lewat komunikasi radio, Taylor mengatakan kepada Naval Air Station di Fort Lauderdale bahwa dua kompas pada pesawat tak berfungsi.
Pesawat kemudian hilang dan tak bisa ditemukan. Sejumlah 14 orang dinyatakan tewas. Anehnya, pesawat PBM Mariner dengan 13 awak yang ditugaskan untuk mencari Flight 19 juga hilang.

4. Insiden Star Dust dan kode morse
Star Dust, pesawat versi penerbangan sipil dari bomber Lancaster, hilang saat terbang dari Buenos Aires, Argentina, ke Santiago, Cile.
Pesawat yang dimiliki oleh British South American Airways (BSAA) itu diterbangkan oleh pilot berpengalaman, Reginald Cook. Pesawat meninggalkan Buenos Aires pada 2 Agustus 1947 pukul 13.46 siang waktu setempat. Pesawat bergerak ke arah pegunungan Andes.
Pesawat tak pernah sampai tujuannya. Namun, pesawat itu mengirim kode morse “STENDEC” sebelum hilang.
Beragam teori, mulai dari alien hingga sabotase, beredar ketika pesawat belum ditemukan. Fragmen pesawat sendiri baru ditemukan 50 tahun kemudian oleh dua orang asal Argentina.

5. Hilangnya Star Tiger di Segitiga Bermuda
Star Tiger yang hilang pada 30 Januari 1948 ini juga milik BSAA. Pesawat hilang ketika hendak terbang dari Santa Maria di Azores ke Bermuda.
Pesawat membawa 25 penumpang, termasuk pahlawan Perang Dunia II, Sir Arthur Coningham. Pesawat terbang dalam kondisi cuaca yang kurang bagus, diikuti oleh pesawat pemantau cuaca Lancastrian.
Pesawat Lancastrian mendarat selamat, tetapi tidak dengan Star Tiger. Kemungkinan, pesawat terempas oleh angin dan jatuh ke laut.

6. Star Ariel
Lagi-lagi, pesawat milik BSAA. Pesawat hilang dalam penerbangan dari Bermuda ke Jamaika pada 17 Januari 1949.
Pesawat itu tak pernah mencapai tujuan. Pencarian terhadap 20 penumpang dan awak pesawat dihentikan pada 25 Januari 1949.
Investigasi yang dilakukan tak berhasil menemukan sebab hilangnya pesawat. Namun, Don Bennet dari BSAA mengatakan bahwa Star Tiger dan Star Ariel sebenarnya disabotase.
Read More

Download Dota 2 Full Version Auto Update

Download Game PC Gratis DOTA 2 Full Version | 2.96 GB
Download Game PC Gratis DOTA 2 Full Version Auto Update. Haloo sobb! Udah lama ga posting karena kesibukan ospek kampus. Hari ini, ane akan share game yang tentunya udah ga asing lagi di telinga para gamers sekalian. Namanya Download Game PC Gratis DOTA 2 Full Version Auto Update. Pastinya udah tau dong! DOTA merupakan game bergenre Action, RPG dan Strategy, yang dimainkan oleh jutaan penggunanya di seluruh dunia. Gameplay keren dan seru, grafis yang sudah ditingkatkan dari versi sebelumnya, menjadi kelebihan game yang satu ini. Tertarik sob? Silahkan bisa didownload!


Genre: RPG

Publisher: Valve

Developer: Valve
Date: July 9. 2013
Platform: PC
Language: EN
Release: Dota 2 v580 Full+Multilanguage+AutoUpdate
Size: 2.96 GB



Screenshots:






pass: linksfu.com atau myrls
Read More

Membaca Al-Quran Dengan Tajwid & Download

Dalam membaca Al-Quran agar dapat mempelajari, membaca dan memahami isi dan makna dari tiap ayat Al-Quran yang kita baca, tentunya kita perlu mengenal, mempelajari ilmu tajwid yakni tanda-tanda baca dalam tiap huruf ayat Al-Quran. Guna tajwid ialah sebagai alat untuk mempermudah, mengetahui panjang pendek, melafazkan dan hukum dalam membaca Al-Quran.
Tajwīd (تجويد) secara harfiah mengandung arti melakukan sesuatu dengan elok dan indah atau bagus dan membaguskan, tajwid berasal dari kata ” Jawwada ” (جوّد-يجوّد-تجويدا) dalam bahasa Arab. Dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya. Jadi ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara melafazkan atau mengucapkan huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci Al-Quran maupun Hadist dan lainnya.
Dalam ilmu tajwid dikenal beberapa istilah yang harus diperhatikan dan diketahui dalam pembacaan Al-Quran, diantaranya :
a. Makharijul huruf, yakni tempat keluar masuknya huruf
b. Shifatul huruf, yakni cara melafalkan atau mengucapkan huruf
c. Ahkamul huruf, yakni hubungan antara huruf
d. Ahkamul maddi wal qasr, yakni panjang dan pendeknya dalam melafazkan ucapan dalam tiap ayat Al-Quran
e. Ahkamul waqaf wal ibtida’, yakni mengetahui huruf yang harus mulai dibaca dan berhenti pada bacaan bila ada tanda huruf tajwid
f. dan Al-Khat dan Al-Utsmani
Arti lainnya dari ilmu tajwid adalah melafazkan, membunyikan dan menyampaikan dengan sebaik-baiknya dan sempurna dari tiap-tiap bacaan dalam ayat Al-Quran. Menurut para Ulama besar menyatakan bahwa hukum bagi seseorang yang mempelajari tajwid adalah Fardhu Kifayah, yakni dengan mengamalkan ilmu tajwd ketika memabaca Al-Quran dan Fardhu ‘Ain atau wajib hukumnya baik laki-laki atau perempuan yang mu’allaf atau seseorang yang baru masuk dan mempelajari Islam dan KitabNya.
Mengenal, mempelajari dan mengamalkan ilmu tajwid berserta pemahaman akan ilmu tajwid itu sendiri merupakan hukum wajib suatu ilmu yang harus dipelajari, untuk menghindari kesalahan dalam membaca ayat suci Al-Quran dan melafazkannya dengan baik dan benar sehingga tiap ayat-ayat yang dilantunkan terdengar indah dan sempurna.
Berikut ini ada dalil atau pernyataan shahih dari Allah SWT yang mewajibkan setiap HambaNya untuk membaca Al-Quran dengan memahami tajwid, diantaranya :
1. Dalil pertama di ambil dari Al-Quran. Allah SWT berfirman dalam ayatNya yang artinya “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan/tartil (bertajwid)”[QS:Al-Muzzammil (73): 4]. Ayat ini jelas menunjukkan bahwa Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca Al-Quran yang diturunkan kepadanya dengan tartil, yaitu memperindah pengucapan setiap huruf-hurufnya (bertajwid).
2. Dalil kedua diambil dari As-Sunnah ( Hadist ) yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah r.a.(istri Nabi Muhammad SAW), ketika beliau ditanya tentang bagaimana bacaan Al-Quran dan sholat Rasulullah SAW, maka beliau menjawab: ”Ketahuilah bahwa Baginda S.A.W. Sholat kemudian tidur yang lamanya sama seperti ketika beliau sholat tadi, kemudian Baginda kembali sholat yang lamanya sama seperti ketika beliau tidur tadi, kemudian tidur lagi yang lamanya sama seperti ketika beliau sholat tadi hingga menjelang shubuh. Kemudian dia (Ummu Salamah) mencontohkan cara bacaan Rasulullah S.A.W. dengan menunjukkan (satu) bacaan yang menjelaskan (ucapan) huruf-hurufnya satu persatu.” (Hadits 2847 Jamik At-Tirmizi).
3. Dalil ketiga diambil dari Ijma atau pendapat para ulama besar Islam. Yakni kesepakatan para ulama yang dilihat dari zaman Rasulullah SAW hingga sampai saat ini, yang menyatakan bahwa membaca Al-Quran dengan ber-Tajwid merupakan hukum atau sesuatu yang fardhu dan wajib.
Hukum-hukum dalam tajwid beserta komponen ilmu tajwid yang harus dikenal dipelajari, dipahami serta diamalkan dalam membaca Al-Quran, antara lain :
1. Hukum Ta’awuz dan Basmalah
Isti’azah atau taawuz adalah melafazkan atau membunyikannya : “A’uzubillahi minasy syaitaanir rajiim” (ﺍﻋﻮﺬ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻄﻥ ﺍﻟﺮﺟﻴﻢ)
cara melafazkan basmalah adalah bunyinya:
“Bismillahir rahmaanir rahiim” (ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺤﻤﻦ ﺍﻟﺮﺤﻴﻢ).
Terdapat 4 cara membaca iati’azah, basmalah dan surat :
a. memutuskan isti’azah (berhenti) kemudian baru membaca basmalah,
b. menyambungkan basmalah dengan surah tanpa berhenti,
c. membaca isti’azah dan basmalah terus-menerus tanpa henti,
d. membaca isti’azah, basmalah dan awal surat terus-menerus tanpa berhenti.
Terdapat 4 cara membaca basmalah di antara dua surat. Membaca basmalah adalah tanda awal dimulai suatu bacaan dalam surat Al-Quran. Guna dari membaca basmalah suatu keharusan dengan tujuan :
a. Basmalah sebagai pemisah dengan surat Al-Quran yang lain
b. Sebagai penghubung dengan awal surat Al-Quran
c. Sebagai penghubung dari kesemua surat Al-Quran
d. Menghubungkan akhir surat dengan basamalah, lalu berhenti. Namun basamalah tidak selalu menjadi surat awal yang harus terus dibaca untuk melanjutkan surat berikutnya. Walau bagaimana pun, tidak harus membaca demikian karena dikhawatirkan ada yang mengganggap basmalah merupakan salah satu ayat daripada surat yang sebelumnya.
Dalam ilmu tajwid juga dikenal ada 9 hukum bacaan yang isinya menjelaskan bagian-bagian tanda baca dan cara melafazkannya atau pengucapannya, antara lain :
A. Hukum nun mati dan tanwin, terdiri dari :

Contoh : ayat diatas merupakan surat Al-Quran ( QS: Al-Baqarah ayat 145 ), huruf yang diberi warna (merah : izhar halqi), (hijau : idgham), ( biru : ikhfa haqiqi), ( ungu : iqlab).
1. Izhar Halqi
Izhar halqi bila bertemu dengan huruf izhar maka cara melafazkan atau mengucapkannya harus “jelas” Jika nun mati atau tanwin bertemu huruf-huruf Halqi (tenggorokan) seperti: alif/hamzah(ء), ha’ (ح), kha’ (خ), ‘ain (ع), ghain (غ), dan ha’ (ﮬ). Izhar Halqi yang artinya dibaca jelas.
Contoh : نَارٌ حَامِيَةٌ
2. Idgham
Hukum bacaan ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
Jika nun mati atau tanwin bertemu huruf-huruf seperti: mim (م), nun (ن), wau (و), dan ya’ (ي), maka ia harus dibaca lebur dengan dengung.
Contoh: فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ harus dibaca Fī ʿamadim mumaddadah.
3. Idgham Bilaghunnah
Jika nun mati atau tanwin bertemu huruf-huruf seperti ra’ (ر) dan lam (ل), maka ia harus dibaca lebur tanpa dengung.
Contoh: مَنْ لَمْ harus dibaca Mal lam
Pengecualian
Jika nun mati atau tanwin bertemu dengan keenam huruf idgam tersebut tetapi ditemukan dalam satu kata, seperti بُنْيَانٌ, اَدُّنْيَا, قِنْوَانٌ, dan صِنْوَانٌ, maka nun mati atau tanwin tersebut dibaca jelas.
4. Iqlab
Hukum ini terjadi apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba’ (ب). Dalam bacaan ini, bacaan nun mati atau tanwin berbah menjadi bunyi mim (م).
Contoh: لَيُنۢبَذَنَّ harus dibaca Layumbażanna
5. Ikhfa’ haqiqi
Jika nan mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf seperti ta’(ت), tha’ (ث), jim (ج), dal (د), dzal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), zho (ظ), fa’ (ف), qof (ق), dan kaf (ك), maka ia harus dibaca samar-samar (antara Izhar dan Idgham)
Contoh: نَقْعًا فَوَسَطْنَ
B. Hukum mim mati
Selain hukum nun mati dan tanwin adapula hukum lainnya dalam mempelajari dan membaca Al-Quran yakni Hukum mim mati, yang disebut hukum mim mati jika bertemu dengan huruf mim mati (مْ) yang bertemu dengan huruf-huruf arab tertentu.
Contoh bacaan diatas diambil dari (QS: Al-Mu’minun :55-59) yang diberi tanda warna  (biru : ikhfa syafawi), ( merah : idgham mimi), (hijau : izhar  syafawi).
Hukum mim mati memiliki 3 jenis, yang diantaranya adalah :
1. Ikhfa Syafawi (ﺇﺧﻔﺎﺀ ﺷﻔﻮﻱ)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan ba (ب), maka cara membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan dibaca didengungkan.
Contoh: (فَاحْكُم بَيْنَهُم) (تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ) (وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ)
2. Idgham Mimi ( إدغام ميمى)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan mim (م), maka cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mimi disebut juga idgham mislain atau mutamasilain.
Contoh : (أَم مَنْ) (كَمْ مِن فِئَةٍ)
3. Izhar Syafawi (ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻔﻮﻱ)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (مْ) dan ba (ب), maka cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup.
Contoh: (لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (تَمْسُونَ)
C. Hukum mim dan nun tasydid
Hukum mim dan nun tasydid juga disebut sebagai wajib al-ghunnah (ﻭﺍﺟﺐ ﺍﻟﻐﻨﻪ) yang bermakna bahwa pembaca wajib untuk mendengungkan bacaan. Maka jelaslah yang bacaan bagi kedua-duanya adalah didengungkan. Hukum ini berlaku bagi setiap huruf mim dan nun yang memiliki tanda syadda atau bertasydid (ﻡّ dan نّ).
Contoh: ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠِﻨﱠﺔ ﻭَﺍﻟﻨﱠﺎﺱِ
D. Hukum alif lam ma’rifah
Alif lam ma’rifah adalah dua huruf yang ditambah pada pangkal atau awal dari kata yang bermakna nama atau isim. Terdapat dua jenis alif lam ma’rifah yaitu qamariah dan syamsiah.
- Alif lam qamariah ialah lam yang diikuti oleh 14 huruf hijaiah, seperti: alif/hamzah(ء), ba’ (ب), jim (ج), ha’ (ح), kha’ (خ), ‘ain (ع), ghain (غ), fa’ (ف), qaf (ق), kaf (ك), mim (م), wau (و), ha’ (ﮬ) dan ya’ (ي). Hukum alif lam qamariah diambil dari bahasa arab yaitu al-qamar (ﺍﻟﻘﻤﺮ) yang artinya adalah bulan. Maka dari itu, cara membaca alif lam ini adalah dibacakan secara jelas tanpa meleburkan bacaannya.
- Alif lam syamsiah ialah lam yang diikuti oleh 14 huruf hijaiah seperti: ta’ (ت), tha’ (ث), dal (د), dzal (ذ), ra’ (ر), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), zho (ظ), lam (ل) dan nun (ن). Nama asy-syamsiah diambil dari bahasa Arab (ﺍﻟﺸﻤﺴﻴﻪ) yang artinya adalah matahari. Maka dari itu, cara membaca alif lam ini tidak dibacakan melainkan dileburkan kepada huruf setelahnya.
E. Hukum idgham
Idgham (ﺇﺩﻏﺎﻡ) adalah berpadu atau bercampur antara dua huruf atau memasukkan satu huruf ke dalam huruf yang lain. Maka dari itu, bacaan idgham harus dilafazkan dengan cara meleburkan suatu huruf kepada huruf setelahnya. Terdapat tiga jenis idgham:
- Idgham mutamathilain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﻤﺎﺛﻠﻴﻦ – yang serupa) ialah pertemuan antara dua huruf yang sama sifat dan makhrajnya (tempat keluarnya) dal bertemu dal dan sebagainya. Hukum adalah wajib diidghamkan. Contoh: ﻗَﺪ ﺩَﺨَﻠُﻮاْ.
- Idgham mutaqaribain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﻘﺎﺭﺑﻴﻦ – yang hampir) ialah pertemuan dua huruf yang sifat dan makhrajnya hampir sama, seperti ba’ bertemu mim, qaf bertemu kaf dan tha’ bertemu dzal. Contoh: ﻧَﺨْﻠُﻘڪُﻢْ
- Idgham mutajanisain (ﺇﺩﻏﺎﻡ ﻣﺘﺠﺎﻧﺴﻴﻦ – yang sejenis) ialah pertemuan antara dua huruf yang sama makhrajnya tetapi tidak sama sifatnya seperti ta’ dan tha, lam dan ra’ serta dzal dan zha. Contoh: ﻗُﻞ ﺭَﺏﱢ
F. Hukum mad
Mad yang artinya yaitu melanjutkan atau melebihkan. Dari segi istilah Ulama tajwid dan ahli bacaan, mad bermakna memanjangkan suara dengan lanjutan menurut kedudukan salah satu dari huruf mad. Terdapat dua bagian mad, yaitu mad asli dan mad far’i. Terdapat tiga huruf mad yaitu alif, wau, dan ya’ dan huruf tersebut haruslah berbaris mati atau saktah. Panjang pendeknya bacaan mad diukur dengan menggunakan harakat.
G. Hukum ra’
Hukum ra’ adalah hukum bagaimana membunyikan huruf ra’ dalam bacaan. Terdapat tiga cara yaitu kasar atau tebal, halus atau tipis, atau harus dikasarkan dan ditipiskan.
* Bacaan ra’ harus dikasarkan apabila:
1. Setiap ra’ yang berharakat atas atau fathah.
Contoh: ﺭَﺑﱢﻨَﺎ
2. Setiap ra’ yang berbaris mati atau berharakat sukun dan huruf sebelumnya berbaris atas atau fathah.
Contoh: ﻭَﺍﻻَﺭْﺽ
3. Ra’ berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah atau kasrah.
Contoh: ٱﺭْﺟِﻌُﻮْﺍ
4. Ra’ berbaris mati dan sebelumnya huruf yang berbaris bawah atau kasrah tetapi ra’ tadi berjumpa dengan huruf isti’la’.
Contoh: ﻣِﺮْﺻَﺎﺪ
* Bacaan ra’ yang ditipiskan adalah apabila:
1. Setiap ra’ yang berbaris bawah atau kasrah.
Contoh: ﺭِﺟَﺎﻝٌ
2. Setiap ra’ yang sebelumnya terdapat mad lain
Contoh: ﺧَﻴْﺮٌ
3. Ra’ mati yang sebelumnya juga huruf berbaris bawah atau kasrah tetapi tidak berjumpa dengan huruf isti’la’.
Contoh: ﻓِﺮْﻋَﻮﻦَ
* Bacaan ra’ yang harus dikasarkan dan ditipiskan adalah apabila setiap ra’ yang berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah dan kemudian berjumpa dengan salah satu huruf isti’la’.
Contoh: ﻓِﺮْﻕ
Isti’la’ (ﺍﺳﺘﻌﻼ ﺀ): terdapat tujuh huruf yaitu kha’ (خ), sod (ص), dhad (ض), tha (ط), qaf (ق), dan zha (ظ).
H. Qalqalah
Qalqalah (ﻗﻠﻘﻠﻪ) adalah bacaan pada huruf-huruf qalqalah dengan bunyi seakan-akan berdetik atau memantul. Huruf qalqalah ada lima yaitu qaf (ق), tha (ط), ba’ (ب), jim (ج), dan dal (د). Qalqalah terbagi menjadi dua jenis:
- Qalqalah kecil yaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli karena harakat sukun dan bukan karena waqaf.
Contoh: ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَ, ﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ
- Qalqalah besar yaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan karena waqaf atau berhenti. Dalam keadaan ini, qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan diteruskan.
Contoh: ٱﻟْﻔَﻟَﻖِ, ﻋَﻟَﻖٍ
I. Waqaf (وقف)
Waqaf dari sudut bahasa ialah berhenti atau menahan, manakala dari sudut istilah tajwid ialah menghentikan bacaan sejenak dengan memutuskan suara di akhir perkataan untuk bernapas dengan niat ingin menyambungkan kembali bacaan. Terdapat empat jenis waqaf yaitu:
- ﺗﺂﻡّ (taamm) – waqaf sempurna – yaitu mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan yang dibaca secara sempurna, tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan, dan tidak mempengaruhi arti dan makna dari bacaan karena tidak memiliki kaitan dengan bacaan atau ayat yang sebelumnya maupun yang sesudahnya
- ﻛﺎﻒ (kaaf) – waqaf memadai – yaitu mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan secara sempurna, tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan, namun ayat tersebut masih berkaitan makna dan arti dari ayat sesudahnya
- ﺣﺴﻦ (Hasan) – waqaf baik – yaitu mewaqafkan bacaan atau ayat tanpa mempengaruhi makna atau arti, namun bacaan tersebut masih berkaitan dengan bacaan sesudahnya
- ﻗﺒﻴﺢ (Qabiih) – waqaf buruk – yaitu mewaqafkan atau memberhentikan bacaan secara tidak sempurna atau memberhentikan bacaan di tengah-tengah ayat, wakaf ini harus dihindari karena bacaan yang diwaqafkan masih berkaitan lafaz dan maknanya dengan bacaan yang lain.
Tanda-tanda waqaf lainnya :
1. Tanda mim ( مـ ) disebut juga dengan Waqaf Lazim. yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taamm (sempurna) karena wakaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya. Tanda mim ( م ), memiliki kemiripan dengan tanda tajwid iqlab, namun sangat jauh berbeda dengan fungsi dan maksudnya;
2. tanda tho ( ﻁ ) adalah tanda Waqaf Mutlaq dan haruslah berhenti.
3.tanda jim ( ﺝ ) adalah Waqaf Jaiz. Lebih baik berhenti seketika di sini walaupun diperbolehkan juga untuk tidak berhenti.
4. tanda zha ( ﻇ ) bermaksud lebih baik tidak berhenti
5. tanda sad ( ﺹ ) disebut juga dengan Waqaf Murakhkhas, menunjukkan bahwa lebih baik untuk tidak berhenti namun diperbolehkan berhenti saat darurat tanpa mengubah makna. Perbedaan antara hukum tanda zha dan sad adalah pada fungsinya, dalam kata lain lebih diperbolehkan berhenti pada waqaf sad
6. tanda sad-lam-ya’ ( ﺻﻠﮯ ) merupakan singkatan dari “Al-washl Awlaa” yang bermakna “wasal atau meneruskan bacaan adalah lebih baik”, maka dari itu meneruskan bacaan tanpa mewaqafkannya adalah lebih baik;
7. tanda qaf ( ﻕ ) merupakan singkatan dari “Qiila alayhil waqf” yang bermakna “telah dinyatakan boleh berhenti pada wakaf sebelumnya”, maka dari itu lebih baik meneruskan bacaan walaupun boleh diwaqafkan
8. tanda sad-lam ( ﺼﻞ ) merupakan singkatan dari “Qad yuushalu” yang bermakna “kadang kala boleh diwasalkan”, maka dari itu lebih baik berhenti walau kadang kala boleh diwasalkan
9. tanda Qif ( ﻗﻴﻒ ) bermaksud berhenti! yakni lebih diutamakan untuk berhenti. Tanda tersebut biasanya muncul pada kalimat yang biasanya pembaca akan meneruskannya tanpa berhenti
10. tanda sin ( س ) atau tanda Saktah ( ﺳﮑﺘﻪ ) menandakan berhenti seketika tanpa mengambil napas. Dengan kata lain, pembaca haruslah berhenti seketika tanpa mengambil napas baru untuk meneruskan bacaan
11. tanda Waqfah ( ﻭﻗﻔﻪ ) bermaksud sama seperti waqaf saktah ( ﺳﮑﺘﻪ ), namun harus berhenti lebih lama tanpa mengambil napas
12. tanda Laa ( ﻻ ) bermaksud “Jangan berhenti!”. Tanda ini muncul kadang-kala pada penghujung maupun pertengahan ayat. Jika ia muncul di pertengahan ayat, maka tidak dibenarkan untuk berhenti dan jika berada di penghujung ayat, pembaca tersebut boleh berhenti atau tidak
13. tanda kaf ( ﻙ ) merupakan singkatan dari “Kadzaalik” yang bermakna “serupa”. Dengan kata lain, makna dari waqaf ini serupa dengan waqaf yang sebelumnya muncul
14. tanda bertitik tiga ( … …) yang disebut sebagai Waqaf Muraqabah atau Waqaf Ta’anuq (Terikat). Waqaf ini akan muncul sebanyak dua kali di mana-mana saja dan cara membacanya adalah harus berhenti di salah satu tanda tersebut. Jika sudah berhenti pada tanda pertama, tidak perlu berhenti pada tanda kedua dan sebaliknya.
Sebenarnya masih banyak hukum bacaan dan tanda bacaan dalam Al-Quran bila dipelajari memerlukan waktu pemahaman yang cukup lama agar fasih dan benar dalam membaca, melafazkan dan pengucapan harakat (panjang-pendeknya suatu bacaan), tajwid lainnya yang harus dipelajari dan dipahami. Lebih baik lagi apabila mempelajari kitab Iqro (kitab kecil ).

Download :
Sofware belajar ilmu tajwid :
Jika link ada yang rusak, silaahkan gunakan link download ilmu hukum dan bacaan dibawah ini :

Sedangkan untuk eBook yang berisi tentang hukum tajwid bisa di download pada link dibawah ini :
Semoga bermanfaat Postingan Kali ini Terima kasih :D

Sumber & Sumber
Read More

Tata Cara Pengurusan Jenazah




وَلَن يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Munafiqun [63] : 11)


قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".(QS. Al-Jumuah [62] : 8)

Kematian merupakan sunatullah yang berlaku pada setiap makhluk yang bernyawa. sudah menjadi ketentuan bahwa setiap yang hidup pasti akan merasakan mati. Allah melakukan segala sesuatu menurut kehendakNya dan Allah Yang Maha Kuasa tidak mungkin merubah ketetapanNya.
Kematian adalah suatu kejadian di dunia yang paling dahsyat yang pernah terjadi pada diri manusia sesuatu yang menampakan kemahakuasaan Allah yang mutlak serta menegaskan betapa kerdil dan lemahnya manusia dihadapanNya. kedatangannya tak dapat diduga-duga, tak dapat ditunda juga dihindari apabila sudah menghampiri.
Ketika nyawa sudah terpisah dengan jasadnya, maka segala hubungan manusia dengan dunianya terputus. tubuhnya dingin kaku, sudah tak kuasa mengurus diri sendiri.  saat itulah kita sebagai umat muslim yang masih hidup punya kewajiban untuk mengurus segala kebutuhan si mayit. mulai dari memandikan, mengkafani, mensholatkan, hingga menguburkannya. dalam islam hukum mengurus jenazah seorang muslim adalah Fardhu kifayah yang berarti wajib dilakukan, namun apabila sudah ada muslim lain yang melakukannya maka kewajiban ini gugur.

kali ini Insha Allah kita akan membahas tentang tata cara mengurus jenazah menurut syariat islam. mulai dari memandikan, mengkafani, mensholati, sampai dengan menguburkannya. tapi sebelum itu ada yang harus diperhatikan bagi pengurus jenazah. Pengurus jenazah hendaknya adalah orang yang lebih mengetahui sunnahnya dengan tingkatan sebagai berikut;

  1. Jenazah laki-laki diurusi oleh orang yang telah ditunjuk oleh si mayit sendiri sebelum wafatnya (berdasarkan wasiatnya). Kemudian Bapaknya, lalu anak laki-lakinya, kemudian keluarga terdekat si mayit.
  2. Jenazah wanita diurusi oleh orang yang telah ditunjuk oleh si mayit sendiri sebelum wafatnya (berdasarkan wasiatnya). Kemudian Ibunya, kemudian anak wanitanya, kemudian keluarga terdekat si mayit.
  3. Suami diperbolehkan mengurusi jenazah istrinya, begitu pula sebaliknya.
  4. Adapun jenazah anak yang belum baligh dapat diurusi oleh kaum laki-laki atau perempuan karena tidak ada batasan aurat bagi mereka.
  5. Apabila seorang lelaki wafat di antara kaum wanita (tanpa ada seorang lelaki muslim pun bersama mereka dan tanpa ada istrinya atau ibunya) demikian pula sebaliknya maka cukup ditayamumkan saja.
  6. Seorang muslim tidak diperbolehkan mengurusi jenazah orang kafir  (QS. At-Taubah ; 84).

Perlu kita ketahui bahwa mengurus jenazah adalah suatu amalan mulia, sebagaimana yang terkandung dalam hadist berikut;

Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda : "Barangsiapa memandikan (jenazah) seorang muslim seraya menyembunyikan (aib)nya dengan baik, maka Allah akan memberikan ampunan empat puluh kali kepadanya. Barangsiapa membuat lubang untuknya lalu menutupinya, maka akan diberlakukan pahala seperti orang yang memberikan tempat tinggal kepadanya sampai hari kiamat kelak. Barangsiapa mengkafaninya, nicaya Allah akan memakaikannya sundus (pakaian dari kain sutera tipis) dan istabraq (pakaian sutera tebal) surga di hari kiamat kelak." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi. Al-Hakim berkata; Shahih dengan syarat Muslim. Dan disepakati oleh Adz-Dzahabi)

A. MEMANDIKAN JENAZAH
Jenazah seorang muslim wajib dimandikan oleh muslim yang lain sebelum ia dikuburkan. kecuali  jenazah para Syuhada yang mati syahid di jalan Allah (berperang) tidak perlu dimandikan, namun hendaklah dimakamkan bersama pakaian yang melekat di tubuh mereka. Demikian pula mereka tidak perlu dishalatkan.
"Bahwa para Syuhada Uhud tak dimandikan, & mereka dikubur dengan darah mereka (lumuran darah yang pada jenazah mereka), serta tak dishalatkan." (HR. Abu Daud 2728)

hal ini dilakukan karena  darah para Syuhada itu kelak akan berwangikan kasturi di hari kiamat. selain jenazah para Syuhada, Janin yang gugur sebelum mencapai usia 4 bulan dalam kandungan, hanyalah sekerat daging yang boleh dikuburkan di mana saja tanpa harus dimandikan dan dishalatkan.

a. Syarat orang yang memandikan jenazah 
    1. Baligh (sudah mencapai kedewasaan)
        - sudah mencapai usia 19 tahun dan atau sudah mengalami mimpi basah bagi laki-laki 
        - sudah mencapai usia   9 tahun dan atau sudah mengalami menstruasi bagi perempuan
   2. Berakal (tidak gila)
   3. Beriman (muslim)
   4. sesama jenis kelamin antara yang memandikan dan yang dimandikan. kecuali;
       - anak kecil yang usianya belum lebih dari tiga tahun.
       - suami/istri. masing-masing boleh memandikan yang lain.
       - Mahram. (apabila tidak ada orang yang sejenis kelamin dengan si mayit)  
b. Alat-alat yang dipergunakan untuk memandikan  jenazah
    - Kapas
    - Sarung tangan & masker penutup hidung (untuk orang yang memandikan)
    - Gunting (untuk memotong pakaian jenazah sebelum dimandikan 
    - Spon pengosok
    - Kapur barus
    - Alat pengerus untuk mengerus dan menghaluskan kapur barus
    - Shampo
    - Sidrin (daun bidara)
    - Air
    - Minyak wangi
Dianjurkan menutup aurat si mayit ketika memandikannya. Dan melepas pakaiannya, serta menutupinya dari pandangan orang banyak. Sebab si mayit barangkali berada dalam kondisi yang tidak layak untuk dilihat. Sebaiknya papan pemandian sedikit miring ke arah kedua kakinya agar air dan apa-apa yang keluar dari jasadnya mudah mengalir darinya.
c.Tata Cara memandikan jenazah 

  1. Menghilangkan kotoran pada jenazah
memulailah dengan melunakkan persendian jenazah tersebut. Apabila kuku-kuku jenazah itu panjang, maka dipotongi. Demikian pula bulu ketiaknya. Adapun bulu kelamin, maka jangan mendekatinya, karena itu merupakan aurat besar. Kemudian  angkatlah kepala jenazah hingga hampir mendekati posisi duduk. Lalu urut perutnya dengan perlahan untuk mengeluarkan kotoran yang masih dalam perutnya. 
hendaklah mengenakan lipatan kain pada tangannya atau sarung tangan untuk membersihkan jasad si mayit (membersihkan qubul dan dubur si mayit) tanpa harus melihat atau menyentuh langsung auratnya, jika si mayit berusia tujuh tahun ke atas.
  2. Mewudhukan jenazah
Selanjutnya orang yang memandikan berniat (dalam hati) untuk memandikan jenazah serta membaca basmalah. Lalu  jenazah diwudhu-i sebagaimana wudhu untuk shalat. Namun tidak perlu memasukkan air ke dalam hidung dan mulut si mayit, tapi cukup dengan memasukkan jari yang telah dibungkus dengan kain yang dibasahi di antara bibir si mayit lalu menggosok giginya dan kedua lubang hidungnya sampai bersih.
Selanjutnya, dianjurkan agar mencuci rambut dan jenggotnya dengan busa perasan daun bidara atau dengan busa sabun. Dan sisa perasan daun bidara tersebut digunakan untuk membasuh sekujur jasad si mayit.
  
 3. Membasuh tubuh jenazah
Selanjutnya orang yang memandikan membalik sisi tubuh jenazah hingga miring ke sebelah kiri, kemudian membasuh belahan punggungnya yang sebelah kanan. Kemudian dengan cara yang sama petugas membasuh anggota tubuh jenazah yang sebelah kiri, lalu membalikkannya hingga miring ke sebelah kanan dan membasuh belahan punggung yang sebelah kiri. Dan setiap kali membasuh bagian perut si mayit keluar kotoran darinya, hendaklah dibersihkan. Banyaknya memandikan: Apabila sudah bersih, maka yang wajib adalah memandikannya satu kali dan mustahab (disukai/sunnah) tiga kali. Adapun jika belum bisa bersih, maka ditambah lagi memandikannya sampai bersih atau sampai tujuh kali (atau lebih jika memang dibutuhkan). Dan disukai untuk menambahkan kapur barus pada pemandian yang terakhir, karena bisa mewangikan jenazah dan menyejukkannya. Oleh karena itulah ditambahkannya kapur barus ini pada pemandian yang terakhir agar baunya tidak hilang.
Dianjurkan agar air yang dipakai untuk memandikan si mayit adalah air yang sejuk, kecuali jika orang yang memandikan membutuhkan air panas untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang masih melekat pada jasad si mayit. Dibolehkan juga menggunakan sabun untuk menghilangkan kotoran. Namun jangan mengerik atau menggosok tubuh si mayit dengan keras. Dibolehkan juga membersihkan gigi si mayit dengan siwak atau sikat gigi. Dianjurkan juga menyisir rambut si mayit, sebab rambutnya akan gugur dan berjatuhan.
Setelah selesai dari memandikan jenazah, jasad dilap (dihanduki) dengan kain atau yang semisalnya. Kemudian memotong kumisnya dan kuku-kukunya jika panjang, serta mencabuti bulu ketiaknya (apabila semua itu belum dilakukan sebelum memandikannya) dan diletakkan semua yang dipotong itu bersamanya di dalam kain kafan. Kemudian apabila jenazah tersebut adalah wanita, maka rambut kepalanya dipilin (dipintal) menjadi tiga pilinan lalu diletakkan di belakang (punggungnya).

Faedah

- Apabila masih keluar kotoran (seperti: tinja, air seni atau darah) setelah dibasuh sebanyak tujuh kali, hendaklah menutup kemaluannya (tempat keluar kotoran itu) dengan kapas, kemudian mencuci kembali anggota yang terkena najis itu, lalu si mayit diwudhukan kembali. Sedangkan jika setelah dikafani masih keluar juga, tidaklah perlu diulangi memandikannya, sebab hal itu akan sangat merepotkan.
- Apabila si mayit meninggal dunia dalam keadaan mengenakan kain ihram dalam rangka menunaikan haji atau umrah, maka hendaklah dimandikan dengan air ditambah perasaan daun bidara seperti yang telah dijelaskan di atas. Namun tidak perlu dibubuhi wewangian dan tidak perlu ditutup kepalanya (bagi jenazah pria). Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam mengenai seseorang yang wafat dalam keadaan berihram pada saat menunaikan haji.
- Apabila terdapat halangan untuk memamdikan jenazah, misalnya tidak ada air atau kondisi jenazah yang sudah tercabik-cabik atau gosong, maka cukuplah ditayamumkan saja. Yaitu salah seorang di antara hadirin menepuk tanah dengan kedua tangannya lalu mengusapkannya pada wajah dan kedua punggung telapak tangan si mayit.

B. MENGKAFANI JENAZAH
Mengkafani jenazah hukumnya wajib dan hendaklah kain kafan tersebut dibeli dari harta si mayit. Hendaklah didahulukan membeli kain kafannya dari melunaskan hutangnya, menunaikan wasiatnya dan membagi harta warisannya. Jika si mayit tidak memiliki harta, maka keluarganya boleh menanggungnya. 
a. Ukuran kain kafan.
Ukuran lebar kain kafan yang digunakan dengan lebar tubuh si mayit adalah sekitar 1:3,  jadi jika lebar tubuh si mayit 30 cm maka kain kafan yang disediakan adalah sekitar 90 cm. sementara ukuran panjang kain kafan disesuaikan dengan tinggi  tubuh si mayit, contoh jika tinggi tubuhnya 180 cm maka panjang kain kafannya ditambahkan 60 cm atau jika tinggi tubuhnya 90 cm maka panjang kain kafan ditambah 30 cm. tambahan panjang kain kafan dimaksudkan agar mudah mengikat atas kepalanya dan bagian bawahnya.

b. Tata cara mengkafani jenazah 
     - Jenazah laki-laki -
Jenazah laki-laki dibalut dengan 3 lapis kain kafan. Berdasar dengan hadits. “Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam dikafani dengan 3 helai kain sahuliyah yang putih bersih dari kapas, tanpa ada baju dan serban padanya, beliau dibalut dengan 3 kain tersebut. 
langkah-langkah :
siapkan tali pengikat kain kafan sebanyak 7 buah (usahakan berjumlah ganjil) panjang tali disesuaikan dengan lebar tubuh mayit. tali dipintal kemudian di letakan dengan jarak yang sama diatas usungan jenazah. kemudian 3 helai kain kafan yang sudah dipersiapkan sebelumnya diletakan sama rata diatas tali pengikat yang sudah  lebih dulu diletakan diatas usungan jenazah, dengan menyisakan lebih panjang di bagian kepala. siapkan pula kain penutup aurat yang dipotong hampir menyerupai popok bayi, kain penutup aurat itu diletakan diatas ketiga helai kain kafan tepatnya dibawah tempat duduk mayit, letakan pula potongan kapas diatasnya. lalu bubuhi kain kafan dan kain penutup aurat dengan wewangian dan kapur barus  yang langsung melekat pada tubuh si mayit. 

Pindahkan mayit yang telah selesai dimandikan dan dihanduki keatas lembaran kain kafan yang telah siap, kemudian bubuhi tubuh mayyit dengan wewangian atau sejenisnya. Bubuhi anggota-anggota sujud [tahnith]. Sediakan kapas yang diberi wewangian dan letakkan di lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak dan yang lainnya. Letakkan kedua tangan sejajar dengan sisi tubuh, lalu ikatlah kain penutup aurat sebagaimana memopok bayi dimulai dari sebelah kanan dan ikatlah dengan baik. 
saat membalut kain kafan mulailah dengan melipat lembaran pertama kain kafan sebelah kanan, balutlah dari kepala sampai kaki. Demikian lakukan dengan lembaran kain kafan yang kedua dan yang ketiga. Ikat bagian atas kepala mayit dengan tali pengikat dan sisa kain bagian atas yang lebih  dilipat ke wajahnnya lalu diikat dengan sisa tali itu sendiri, kemudian ikatlah tali bagian bawah kaki dan sisa kain kafan bagian bawah yang lebih dilipat ke kakinya lalu diikat sama seperti pada bagian atas. setelah itu ikatlah kelima tali yang lain dengan jarak yang sama rata. perlu diperhatikan mengikat tali tersebut jangan terlalu kencang dan usahakan ikatannya terletak disisi sebelah kiri tubuh, agar mudah dibuka ketika jenazah dibaringkan kesisi sebelah kanan dalam kubur.

   - Jenazah perempuan-
Jenazan wanita dibalut dengan lima helai kain kafan. Terdiri atas : Dua helai kain, sebuah baju kurung dan selembar sarung beserta kerudungnya. Jika ukuran lebar tubuhnya 50 cm dan tingginya 150 cm, maka lebar kain kafannya 150 cm dan panjangnya 150 ditambah 50 cm. Adapun panjang tali pengikatnya adalah 150 cm, disediakan sebanyak tujuh utas tali, kemudian dipintal dan diletakkan sama rata di atas usungan jenazah. Kemudian dua kain kafan tersebut diletakkan sama rata diatas tali tersebut dengan menyisakan lebih panjang dibagian kepala. untuk mempersiapkan kain kurung pertama ukurlah mulai dari pundak sampai kebetisnya, lalu ukuran tersebut dikalikan dua, kemudian persiapkanlah kain baju kurungnya sesuai dengan ukuran tersebut. Lalu buatlah potongan kerah tepat ditengah-tengah kain itu agar mudah dimasuki kepalanya. Setelah dilipat dua, biarkanlah lembaran baju kurung bagian bawah terbentang, dan lipatlah lebih dulu lembaran atasnya (sebelum dikenakan pada mayyit,  letakkan baju kurung ini di atas kedua helai kain kafannya). lebar baju kurung tersebut 90 cm. sementara untuk kain sarung ukurannya adalah sekitar 90 cm [lebar] dan 150 cm [panjang].  kain sarung tersebut dibentangkan diatas bagian atas baju kurungnya. dan untuk ukuran kerudungnya adalah sekitar 90 cm x 90 cm, kerudung tersebut dibentangkan diatas bagian atas baju kurung. untuk tata cara memakaikan kain penutup aurat, kain kafan dan tali pengikat hampir sama caranya seperti pada jenazah laki-laki.
Faedah
- Cara mengkafani anak laki-laki yang berusia dibawah tujuh tahun adalah membalutnya dengan sepotong baju yang dapat menutup seluruh tubuhnya atau membalutnya dengan tiga helai kain.
-Cara mengkafani anak perempuan yang berusia dibawah tujuh tahun adalah dengan membalutnya dengan sepotong baju kurung dan dua helai kain.

C. SHOLAT JENAZAH
Shalat Jenazah  hukumnya Fardhu kifayah, shalat ini berbeda dengan shalat pada umumnya, karena tidak memakai ruku’, sujud, i’tidal dan tahiyyat, sholat ini hanya dilakukan dalam keadaan berdiri dengan 4 kali takbir dan 2 salam.



tata cara pelaksanaannya;


1. Niat

Secara bahasa, “niat” artinya ‘al-qashdu‘ (keinginan atau tujuan), sedangkan makna secara istilah, yang dijelaskan oleh ulama Malikiah, adalah ‘keinginan seseorang dalam hatinya untuk melakukan sesuatu’. setiap kita akan melakukan shalat atau amalan lainnya hendaklah disertai dengan niat terlebih dahulu, begitupun saat hendak melakukan shalat jenazah juga harus disertai niat yang semata-mata hanya mengharap keridhoan dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dari Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, bahwa beliau berkhotbah di atas mimbar, “Saya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya, amal itu hanya dinilai berdasarkan niatnya, dan sesungguhnya pahala yang diperoleh seseorang sesuai dengan niatnya. Barang siapa yang niat hijrahnya menuju Allah dan Rasul-Nya maka dia akan mendapat pahala hijrah menuju Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya dengan niat mendapatkan dunia atau wanita yang ingin dinikahi maka dia hanya mendapatkan hal yang dia inginkan.’” (HR. Al-Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907)


 bacaan niat shalat jenazah

 * untuk mayit laki-laki
    "Ushallii alaa hadzal mayyiti arba'a takbiraatin fardhal kifaayati ma'muuman/imaaman lillahi ta'alaa."

  *untuk mayit perempuan

    "Ushallii alaa haadzihil mayyiti arba'a takbiraatin fardhal kifaayati ma'muuman/imaaman lillahi ta'alaa."
Artinya : aku niat shalat atas mayit ini empat takbir fardhu kifayah sebagai makmum/imam karena Allah ta'alaa.

2. Berdiri bila mampu
Shalat jenazah sah jika dilakukan dengan berdiri (seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada uzur). Karena jika sambil duduk atau di atas kendaraan [hewan tunggangan], Shalat jenazah dianggap tidak sah.

jika jenazahnya adalah jenazah laki-laki maka imam berdiri tepat di bagian kepala

3. Takbir 4 kali

Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah.

Dari Jabir
radhiallahu ‘anhu bahwa Shallallaahu Alaihi Wa Sallam menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)


4. Membaca surat Al-Fatihah

    dibaca setelah takbir pertama :




Artinya : Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang {1} segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam {2} Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang {3} Yang menguasai hari pembalasan {4} hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan {5} Tunjukilah kami jalan yang lurus{6} (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; (bukan) jalan mereka yang dimurkai dan (bukan) pula jalan mereka yang sesat{7}. (QS. Al - Fatihah : 1-7)


5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW 

    dibaca setelah takbir kedua :
    
    " Allaahumma Shalli 'Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa'alaa aali Sayyidinaa Muhammad, Kama Shallaita 'Alaa Sayyidinaa ibrahim wa'alaa aali Sayyidinaa ibrahim, Wa barik 'alaa Sayyidinaa Muhammad wa'alaa aali Sayyidinaa Muhammad, Kama Barakta 'alaa Sayyidinaa Ibrahim wa 'alaa aali Sayyidina Ibrahim, Innaka hamiidum majiid.."

6. Membaca Do'a untuk Jenazah

    dibaca setelah takbir ketiga :
     * untuk mayit laki-laki :

 "Allahummaghfir lahu warhamhu, wa'aafihi wa'fu 'anhu.."

      
      * untuk mayit perempuan :

"Allahummaghfir laha warhamha, wa'aafiha wa'fu 'anha.."


    Artinya : Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia.


7. Menyempurnakan Do'a bagi jenazah 

    dibaca setelah takbir keempat:
     * untuk mayit laki-laki :
    
 "Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu.."

     * untuk mayit laki-laki :

    
 "Allahumma Laa Tahrimna Ajraha wa laa taftinnaa ba’daha waghfirlana wa laha.."

    Artinya : Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri 

                fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya.

8. Salam.


Faedah

- ketika Shalat jenazah haruslah menghadap kiblat.
- Mayit diletakkan di depan orang yang akan menshalati dengan posisi terlentang.
- Ketika menshalati posisi imam berdiri searah kepala mayit apabila mayitnya laki-laki, sedang untuk mayit perempuan imam berdiri searah antara dada dan perut.
- Antara orang yang shalat dengan mayit tidak ada penghalang.
- Jarak antara orang yang shlat dengan mayit tidak terlalu jauh.
- Salah satu diantara keduanya tidak lebih tinggi atau lebih rendah posisinya.
- lebih utama apabila shaf makmum dibagi menjadi 3 shaf.

D.MENGUBURKAN JENAZAH


Setelah selesai dimandikan, dikafani dan disholatkan, maka jenazah harus segera dikuburkan.  disunnahkan membawa jenazah dengan usungan jenazah yang di panggul di atas pundak dari keempat sudut usungan. Disunnahkan pula untuk menyegerakan mengusungnya ke pemakaman tanpa harus tergesa-gesa. Bagi para pengiring, boleh berjalan di depan jenazah, di belakangnya, di samping kanan atau kirinya. Semua cara ada tuntunannya dalam sunnah Nabi. Para pengiring tidak dibenarkan untuk duduk sebelum jenazah diletakkan, sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah melarangnya.

Disunnahkan mendalamkan lubang kubur, agar jasad si mayit terjaga dari jangkauan binatang buas, dan agar baunya tidak merebak keluar.
Lubang kubur yang dilengkapi liang lahad lebih baik daripada syaq. Dalam masalah ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Liang lahad itu adalah bagi kita (kaum muslimin), sedangkan syaq bagi selain kita (non muslim).” (HR. Abu Dawud dan dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam “Ahkamul Janaaiz” hal. 145)

Lahad adalah liang (membentuk huruf U memanjang) yang dibuat khusus di dasar kubur pada bagian arah kiblat untuk meletakkan jenazah di dalamnya.
Syaq adalah liang yang dibuat khusus di dasar kubur pada bagian tengahnya (membentuk huruf U memanjang).
dilarang menguburkan jenazah pada 3 waktu terlarang yaitu, ketika matahari terbit hingga ia agak meninggi, saat matahari tepat berada dipertengahan langit hingga ia telah condong ke barat, dan saat matahari hampir terbenam hingga ia terbenam sempurna. sebagaimana hadist dibawah ini :

Dari Uqbah bin Amir Al-Juhani radhiallahu anhu berkata: “Ada tiga waktu, yang mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang kami untuk shalat atau menguburkan jenazah pada waktu-waktu tersebut: Saat matahari terbit hingga ia agak meninggi, saat matahari tepat berada di pertengahan langit hingga ia telah condong ke barat, dan saat matahari hampir terbenam hingga ia terbenam sempurna.” (HR. Muslim no. 831)


- Jenazah siap untuk dikubur. Allahul musta’an.


- Jenazah diangkat di atas tangan untuk diletakkan di dalam kubur.



- Jenazah dimasukkan ke dalam kubur. Disunnahkan memasukkan jenazah ke liang lahat dari arah kaki kuburan lalu diturunkan ke dalam liang kubur secara perlahan. Jika tidak memungkinkan, boleh menurunkannya dari arah kiblat.

- Petugas yang memasukkan jenazah ke lubang kubur hendaklah mengucapkan: “BISMILLAHI WA ‘ALA MILLATI RASULILLAHI (Dengan menyebut Asma Allah dan berjalan di atas millah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam).” ketika menurunkan jenazah ke lubang kubur. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dia berkata: “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mayat memasukkan jenazah ke dalam kubur, maka beliau mengucapkan, “BISMILLAHI WA ‘ALA MILLATI RASUULILLAH (Dengan nama Allah dan di atas agama Rasulullah).” (HR. Abu Daud no. 3213, At-Tirmizi no. 1046, Ibnu Majah no. 1539, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Ahkam Al-Jana`iz hal. 152)


-Disunnahkan membaringkan jenazah dengan bertumpu pada sisi kanan jasadnya (dalam posisi miring) dan menghadap kiblat sambil dilepas tali-talinya selain tali kepala dan kedua kaki.
- Tidak perlu meletakkan bantalan dari tanah ataupun batu di bawah kepalanya, sebab tidak ada dalil shahih yang menyebutkannya. Dan tidak perlu menyingkap wajahnya, kecuali bila si mayit meninggal dunia saat mengenakan kain ihram sebagaimana yang telah dijelaskan.
- Setelah jenazah diletakkan di dalam rongga liang lahad dan tali-tali selain kepala dan kaki dilepas, maka rongga liang lahad tersebut ditutup dengan batu bata atau papan kayu/bambu dari atasnya (agak samping).
- Lalu sela-sela batu bata-batu bata itu ditutup dengan tanah liat agar menghalangi sesuatu yang masuk sekaligus untuk menguatkannya.
- Disunnahkan bagi para pengiring untuk menabur tiga genggaman tanah ke dalam liang kubur setelah jenazah diletakkan di dalamnya. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Setelah itu ditumpahkan (diuruk) tanah ke atas jenazah tersebut.


- Hendaklah meninggikan makam kira-kira sejengkal sebagai tanda agar tidak dilanggar kehormatannya, dibuat gundukan seperti punuk unta, demikianlah bentuk makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam (HR. Bukhari).


- Kemudian ditaburi dengan batu kerikil sebagai tanda sebuah makam dan diperciki air, berdasarkan tuntunan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam (dalam masalah ini terdapat riwayat-riwayat mursal yang shahih, silakan lihat “Irwa’ul Ghalil” II/206). Lalu diletakkan batu pada makam bagian kepalanya agar mudah dikenali.
- Haram hukumnya menyemen dan membangun kuburan. Demikian pula menulisi batu nisan. Dan diharamkan juga duduk di atas kuburan, menginjaknya serta bersandar padanya. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah melarang dari hal tersebut. (HR. Muslim)
- Kemudian pengiring jenazah mendoakan keteguhan bagi si mayit (dalam menjawab pertanyaan dua malaikat yang disebut dengan fitnah kubur). Karena ketika itu ruhnya dikembalikan dan ia ditanya di dalam kuburnya. Maka disunnahkan agar setelah selesai menguburkannya orang-orang itu berhenti sebentar untuk mendoakan kebaikan bagi si mayit (dan doa ini tidak dilakukan secara berjamaah, tetapi sendiri-sendiri!). Sesungguhnya mayit bisa mendapatkan manfaat dari doa mereka.

Wallahu a’lam bish-shawab.


Semoga Bermanfaat Postingan kali ini :D


Read More